Thursday, April 09, 2009

jilat sang sesumpah

itu mulut yang pernah bersumpah keramat
adalah milik sebatang tubuh
yang rusuknya hancur berkecai
ditumbuk tangan halimunan
dari putra kayangan.

dan kitapun menunggu ketika
lidahnya mencium dan menjilat
rektum mantan seorang nakhoda
yang kini dijulang kembali
oleh pencacai bahtera
namun tetap diludahi
oleh para jelata.

ZIZIE ALI
09.04.2009

Friday, March 27, 2009

http://zizieali.blogspot.com

.
.yang tersurat.
berpindah ke
.

Friday, March 20, 2009

kembali ii

masih bisakah aku
bermain seruling seperti dahulu
di taman ini ,
sesudah bermusim memikul rentaka
di tengah belantara.

ZIZIE ALI
200309

Wednesday, May 23, 2007

sayap kecil

tidak kau patahkan
sayap kecilku
meski akulah
pengganggu langkahmu
sore itu.

aku sekadar diutus
sebagai saksi kerdil
bahawa rumpun kesabaran
masih mekar
di taman hatimu.

ZIZIE ALI
23.05.07

Friday, January 26, 2007

hakikat harapan (memujuk sera)

yang diberi
apa yang kita tidak harapkan
yang kita harapkan
tak kunjung tiba.

kalau tiap yang diharapkan
terus menjelma
samalah dunia
dengan syurga.

ZIZIE ALI
260107

Wednesday, September 13, 2006

KITA DAN DIA

ternyata
sampai suatu ketika
kita akhirnya seakan ingin memaafkan
segala kekejaman
meski dia enggan memohon maaf
mengaku segala khilaf.

bukan kita mudah lupa
atau kabur dalam menilik neraca
hanya kita ingin meraih peluang
menggapai mutiara kebenaran
meskipun nantinya
kita terpaksa beriringan
dan berpimpin tangan
dengan sang petualang.

kita dan dia
bertolak dari pelabuhan berbeza
dengan hasrat berbeza
namun kini bukanlah ketika
untuk kita
mengkaramkan bahteranya.

ZIZIE ALI
13.09.06

Sunday, June 18, 2006

PERGI 2

tiba di kebunnya
dia membuka segala busana
memperaga sulit miliknya
dan lelaki para pekerja
lebih rela melihat sang ayam
yang sedang berbiang
di pangkal pokok durian.

dia amat kecewa
dan sakit hati
lantaran tiada yang sudi
merogol dirinya.

lalu
dengan pelbagai nama
dia pun meracau-racau
di alam maya.

ZIZIE ALI
18.06.06